Jan 13, 2013





di tangan siapa?
tangan ini? tidak layak.

memandang kemana?
memandang ke atas? semua merasa pantas.
ke bawah? semua payah.

kecewa,
tidak ada yang peka.

pendahulu?
memnuntut melulu!
sok tahu, sok ikut campur.

penerus?
otak kosong bagai kardus.

tidak ada yang peduli,
begitu sulit berterima kasih.

kata syukur
berbamding terbalik dengan umur.

semakin tua, semakin lupa.
masih muda, masih buta.

lantas sampai kapan begini?
mengeluh risih menahan perih.

jika bukan dimulai sejak dini
kini saatnya memperbaiki

hadapi koreksi dengan rendah hati
lebih dari rasa naif


ada hati dalam perhatian
berbagi kasih menjadi jawaban.





***
terjebak hujan di old town white koffie sms.