untuk kesekian kalinya dalam hidup ini, gue di kecewakan sama yang namanya keadaan.
by keadaan i mean takdir.
but since i dont believe in such things as takdir, karma, or whatsoever, am gonna try to track down the real reason behind these.
DANG! found it.
***
untuk kesekian kalinya gue dikecewakan sama orang tua.
well, orang tua juga manusia. jadi wajar jika mereka berbuat kesalahan.
manusiawi.
yes, indeed.
saya amat sadar akan hal tersebut, karena saya juga manusia dan tidak sempurna.
tapi apa lantas mereka tidak mau mendengarkan ataupun mempertimbangkan pendapat dan pemikiran saya, hanya karena saya seorang anak dan mereka orang tua, yang telah hidup lebih lama dari saya, lebih berpengalaman, lebih banyak merasakan garam dunia atau yang secara teori memiliki otoritas tertinggi di dunia ini sebagai wakil Tuhan?
lantas karena itu mereka dan keputusan mereka paling benar? dan saya hanya seorang anak muda yang (dianggap) tidak tahu apa-apa?
***
jujur saya kecewa.
bukan karena mereka tidak sempurna, tapi karena mereka tidak sadar kalau mereka tidak sempurna.