Menonton film romantis kemudian menangis, menyanyikan lagu galau sekuat
tenaga, atau kembali mengenang kisah cinta terakhir yang tidak happy ending.
Mayoritas respon yang keluar terhadap pernyataan di atas mungkin akan berbunyi seperti "Hmm, berhentilah menyiksa dirimu sendiri. Apa kamu yakin ini cara yang
kamu inginkan untuk menghabiskan hari Valentine? Berhentilah menyiksa diri sendiri."
Maka bersyukurlah kalian untuk mata yang sanggup untuk meneteskan air mata, bagi hati yang masih bersedih, dan otak yang belum penuh mengambil alih.
Hewan memiliki emosi, hewan merasa takut, senang, bahkan sedih dan menangis. Manusia, memiliki semua emosi tersebut bersamaan dengan pikiran yang berbicara. Sementara robot hanya berpikir.
Mati rasa. ingin menangis tapi tak bisa, menonton film romantis, menyanyikan lagu galau, mencoba mengenang apa saja yang bisa menjadi stimulus bagi setetes air mata bukti perasaan yang tercurah.
Tidak bahagia, namun masih menangis. bersyukurlah karena setidaknya hal tersebut membuktikan bahwa kau masih manusia. Bukan hewan yang mengandalkan insting dan emosi, mesin atau robot abadi yang hanya berpikir, bahkan lebih buruk: gumpalan daging yang tak merasa. Hampa.