Oct 31, 2011

gloomy sunday

malam itu dingin. ia duduk di bawah lebatnya beringin.

wajahnya tertunduk, mungkin ia mengantuk.

sering kulihat dirinya, tapi tak pernah berani kusapa.

hari ini kuputuskan menyapanya, walau resikonya riskan.

"hai, dirimu sendirian saja?"

ia menatap ramah, seolah memberi ijin duduk disampingnya

ku lanjutkan pertanyaanku. selanjutnya ia menjawab dengan suara merdu.

lama kami berbicang, suasana tak lagi tegang.

tak terasa jarum pendek arlojiku menunjuk angka dua.

kami melanjutkan pembicaraan. senangnya diriku akhirnya bisa berkenalan.

pembicaraan mengalir, kami bertanya bergilir.

kulihat ipod ditangannya, tergoda untuk bertanya.

namun tiba-tiba dari dalam villa temanku memanggil, aku pun undur diri

ia mengijinkan ku pergi, dengan senyuman mengiringi.



esoknya pagi, ke tempat itu aku kembali

dari jauh kulihat suasana ramai, penasaran merambat dalam diri

ku tanyakan seseorang yang kembali dari kerumunan, ada apakah gerangan?
katanya ada gadis bunuh diri

kupercepat langkah, berusaha mengusir pikiran dalam benak

disana kulihat, cadis cantik menggenggam ipo dalam tangan tersayat

kepala terasa penat

tangannya kuraih, ipodnya kuambil. .




nowplaying: gloomy sunday













katanya gloomy sunday itu lagu untuk bunuh diri.
http://www.google.co.id/search?q=lagu+kematian&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a